Close Menu
    What's Hot

    Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka

    March 22, 2026

    Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura

    March 22, 2026

    Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan

    March 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Cerita Saja
    • Home
    • Profil
    • Artikel
      • Kelas
        • Kelas X
        • Kelas XI
        • Kelas XII
      • Legenda
      • Tradisi
      • Mitos
      • Misteri
      • Kota
      • Perundingan/Perjanjian
    • Tokoh
    • Sastra
      • Kitab / Kakawin
      • Suluk
      • Babad
      • Hikayat
    • Komik
    • Kuis
    • Download
      • E-Book
      • Buku Pelajaran
      • Karya Siswa
      • RPP / MODUL AJAR
      • Infografis
      • Slide Presentasi
      • Login
    SoundCloud RSS
    Cerita Saja
    Home»Artikel»Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 27 Desember 1949
    Artikel

    Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 27 Desember 1949

    Rifa SaniBy Rifa SaniFebruary 15, 2026Updated:February 25, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pengantar

    Belanda secara resmi mengakui kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949, melalui penyerahan kedaulatan secara lengkap dan tanpa syarat dari Kerajaan Belanda kepada Republik Indonesia Serikat (RIS). Peristiwa ini menjadi puncak perjuangan diplomasi bangsa Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, yang diwarnai dua agresi militer Belanda (1947 dan 1948) serta tekanan internasional dari PBB dan Amerika Serikat. Pengakuan ini hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) yang berlangsung dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 di Den Haag, Belanda. Meskipun Indonesia sudah merdeka de facto sejak 1945, pengakuan de jure dari bekas penjajah ini memiliki makna simbolis dan hukum internasional yang besar, menandai berakhirnya era kolonialisme Belanda di Nusantara setelah lebih dari 300 tahun.

    27 Desember 1949: Hari Kemerdekaan RI yang Diakui Belanda

    liputan6.com

    27 Desember 1949: Hari Kemerdekaan RI yang Diakui Belanda

    Suasana megah Konferensi Meja Bundar (KMB) di Ridderzaal, Den Haag, dengan meja bundar yang melambangkan kesetaraan negosiasi antara Indonesia, Belanda, dan BFO.

    Latar Belakang dan Proses Diplomasi

    Setelah Agresi Militer Belanda II pada Desember 1948, tekanan dunia internasional semakin kuat. Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut penghentian tembak-menembak, pembebasan pemimpin Indonesia dari pengasingan, dan transfer kedaulatan. Amerika Serikat mengancam menghentikan bantuan Marshall Plan kepada Belanda jika tidak mau bernegosiasi. Hal ini mendorong dibukanya KMB, dipimpin Mohammad Hatta dari pihak Indonesia. Delegasi Indonesia berhasil memperjuangkan pengakuan kedaulatan penuh, meskipun dengan kompromi seperti bentuk federal RIS dan penundaan status Irian Barat. Perjanjian KMB ditandatangani pada 2 November 1949, dan penyerahan kedaulatan resmi dijadwalkan pada 27 Desember 1949.

    Penyerahan Kedaulatan Indonesia

    kompas.com

    Penyerahan Kedaulatan Indonesia

    Ilustrasi meja bundar besar di KMB, tempat delegasi Indonesia, Belanda, dan BFO bernegosiasi alot selama berbulan-bulan.

    Momen Pengakuan Kedaulatan: 27 Desember 1949

    Pengakuan kedaulatan dilakukan secara serentak di dua tempat:

    LokasiWaktu (WIB)Peristiwa UtamaTokoh Utama InvolvedIlustrasi Terkait
    Amsterdam, BelandaPukul 16.00Ratu Juliana menandatangani akta penyerahan kedaulatan di Istana Dam.Ratu Juliana, Mohammad Hatta (Wakil Presiden RIS), J.H. van Maarseveen (Menteri Belanda)Sejarah Hari Ini, 27 Desember 1949: Kedaulatan Indonesia Diserahkan oleh  Belanda di Amsterdamvoi.idSejarah Hari Ini, 27 Desember 1949: Kedaulatan Indonesia Diserahkan oleh Belanda di Amsterdam Ratu Juliana bersama delegasi Indonesia, termasuk Mohammad Hatta, pada momen penyerahan kedaulatan di Amsterdam.
    Jakarta, IndonesiaPukul 17.00A.H.J. Lovink (Komisaris Tinggi Belanda terakhir) menyerahkan kedaulatan di Istana Gambir (sekarang Istana Merdeka). Bendera Belanda diturunkan dan Merah Putih dikibarkan.A.H.J. Lovink, Sri Sultan Hamengkubuwono IX (mewakili RIS)Sri Sultan danTeladan Pengalihan Kekuasaan dari Bapak Bangsa | Republika  Onlinenews.republika.co.id
    Sri Sultan danTeladan Pengalihan Kekuasaan dari Bapak Bangsa | Republika Online Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan A.H.J. Lovink saat penandatanganan penyerahan kedaulatan di Jakarta.

    Upacara ini disiarkan secara langsung melalui radio, sehingga rakyat Indonesia di berbagai daerah dapat merayakan bersama. Di Jakarta, ribuan orang berkumpul menyaksikan bendera Merah Putih berkibar penuh.

    Pengakuan Kedaulatan Indonesia: Terjadi 27 Desember 1949

    kompas.com

    Pengakuan Kedaulatan Indonesia: Terjadi 27 Desember 1949

    Delegasi Indonesia dipimpin Mohammad Hatta di meja perundingan, menunjukkan keteguhan diplomasi yang membuahkan pengakuan kedaulatan.

    Dampak dan Makna Historis

    Pengakuan kedaulatan pada 27 Desember 1949 mengakhiri secara hukum penjajahan Belanda dan membuka era baru sebagai negara berdaulat. Namun, bentuk RIS hanya bertahan hingga Agustus 1950, ketika Indonesia kembali ke bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Isu Irian Barat (Papua Barat) yang ditunda akhirnya diselesaikan melalui perjuangan lebih lanjut hingga 1963. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kombinasi perjuangan bersenjata dan diplomasi berhasil meraih kemerdekaan penuh.

    Kesimpulan

    Pengakuan kedaulatan oleh Belanda pada 27 Desember 1949 merupakan kemenangan besar diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Mohammad Hatta dan tokoh lainnya. Hari ini sering disebut sebagai “Hari Pengakuan Kedaulatan” untuk melengkapi Hari Proklamasi 17 Agustus, mengingatkan bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang di medan perang maupun meja perundingan.

    Daftar Pustaka

    1. Buku: Marwati Djoened Poesponegoro & Nugroho Notosusanto (ed.). Sejarah Nasional Indonesia Jilid VI. Balai Pustaka, 2008.
    2. Buku: M.C. Ricklefs. A History of Modern Indonesia since c. 1200. Stanford University Press, 2001.
    3. Website: “Pengakuan Kedaulatan Indonesia: Terjadi 27 Desember 1949”. Kompas.com. Diakses dari https://www.kompas.com/stori/read/2025/05/22/170000279/pengakuan-kedaulatan-indonesia–terjadi-27-desember-1949.
    4. Website: “Sejarah Hari Ini, 27 Desember 1949: Kedaulatan Indonesia Diserahkan oleh Belanda”. VOI.id. Diakses dari https://voi.id/memori/239304.
    5. Website: Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). “Penyerahan Kedaulatan 1949”. Diakses dari https://www.anri.go.id.
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Rifa Sani

    Related Posts

    Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka

    March 22, 2026

    Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura

    March 22, 2026

    Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan

    March 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts
    • Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka
    • Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura
    • Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan
    • Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)
    • Komik : Kesultanan Banten (Banten Glory and Betrayal)
    • Komik : Kesultanan Aceh Darussalam (The Evolution of Acehnese Governance and Maritime Influence)
    • Komik : Mataram Islam: Dari Alas Mentaok hingga Perjanjian Giyanti
    Sosial Media
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube
    • Soundcloud
    • TikTok
    • WhatsApp
    Latest Posts

    Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka

    March 22, 202616 Views

    Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura

    March 22, 20268 Views

    Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan

    March 7, 202618 Views

    Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)

    March 4, 202610 Views
    Don't Miss
    Artikel

    Masuknya Islam Di Nusantara

    By Rifa SaniFebruary 8, 202685

    PENGANTAR Proses masuknya Islam ke Nusantara tidak terjadi melalui penaklukan militer, melainkan melalui jalur perdagangan…

    Peristiwa Rengasdengklok: Kronologi Penculikan Dramatis yang Mempercepat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

    February 13, 2026

    Peristiwa Rapat Besar di Lapangan Ikada: Kronologi yang Menggelorakan Semangat Revolusi Indonesia

    February 13, 2026
    Demo
    Archives
    About Us
    About Us

    We're accepting new partnerships right now.

    Recent
    • Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka
    • Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura
    • Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan
    • Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)
    • Komik : Kesultanan Banten (Banten Glory and Betrayal)
    • Komik : Kesultanan Aceh Darussalam (The Evolution of Acehnese Governance and Maritime Influence)
    Most Popular

    Masuknya Islam Di Nusantara

    February 8, 2026565 Views

    Peristiwa Rengasdengklok: Kronologi Penculikan Dramatis yang Mempercepat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

    February 13, 2026394 Views

    Peristiwa Rapat Besar di Lapangan Ikada: Kronologi yang Menggelorakan Semangat Revolusi Indonesia

    February 13, 2026238 Views
    Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok RSS
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Powered by
    ►
    Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
    None
    ►
    Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
    None
    ►
    Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
    None
    ►
    Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
    None
    ►
    Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
    None
    Powered by