Subscribe to Updates
Get the latest creative news from SmartMag about art & design.
Author: Rifa Sani
Dari Naar de Republiek Indonesia hingga Madilog: Visi Kemerdekaan Sejati yang Melampaui Zamannya Biografi Singkat Nama LengkapIbrahim Datuk Sutan MalakaLahir2 Juni 1897, Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera BaratWafat21 Februari 1949, Kediri, Jawa TimurPartaiPKI (1921); kemudian mendirikan Pari dan Partai MurbaKarya UtamaNaar de Republiek Indonesia (1925), Madilog (1943), Gerpolek (1948)GelarPahlawan Nasional — Keppres No. 53 Tahun 1963 Pengantar: Seorang Pemikir di Persimpangan Sejarah Tan Malaka — nama yang selama puluhan tahun disingkirkan dari narasi resmi sejarah Indonesia — adalah salah satu pemikir politik paling orisinal yang pernah dilahirkan Nusantara. Lelaki kelahiran Nagari Pandam Gadang, Suliki, Sumatera Barat (1897) ini merumuskan konsep republik Indonesia jauh…
Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura adalah sebuah lembaga adat dan kerajaan Islam yang berakar dari sejarah panjang peradaban di bagian timur Pulau Kalimantan, yang sekarang menjadi wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Kerajaan ini didirikan sekitar tahun 1300 di Kutai Lama oleh raja pertamanya, Aji Batara Agung Dewa Sakti. Wilayah ini pada awalnya merupakan entitas yang berbeda dengan Kerajaan Kutai Martapura di Muara Kaman yang bercorak Hindu dan dikenal melalui penemuan Prasasti Yupa dari abad ke-4. Seiring dinamika kekuasaan, Kerajaan Kutai Kartanegara melakukan konsolidasi wilayah dengan menaklukkan Kerajaan Kutai Martapura pada abad ke-17 di bawah kepemimpinan Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Kemenangan…
1. Pengantar & Corak Agama Bayangkan sebuah kerajaan di ujung Semenanjung Melayu yang seperti pusat dunia pada abad ke-15: kapal-kapal dari Cina, India, Arab, dan bahkan Eropa berlabuh, membawa rempah-rempah, sutra, dan cerita-cerita epik. Itulah Kesultanan Malaka, yang berdiri sekitar tahun 1400 dan menjadi simbol kejayaan Melayu. Vibe awalnya seperti campuran antara petualangan laut ala Sinbad dan strategi bisnis ala Wall Street kuno. Didirikan oleh Parameswara, seorang pangeran dari Sumatera yang kabur dari serangan Majapahit, Malaka cepat berubah dari desa nelayan jadi pusat perdagangan global. Tapi yang bikin keren, kerajaan ini nggak cuma soal uang—ia jadi jembatan budaya dan agama…
Kesultanan Banjar merupakan salah satu kerajaan Islam paling berpengaruh di Nusantara yang berdiri sejak awal abad ke-16 hingga awal abad ke-20, tepatnya antara tahun 1520 hingga 1905. Didirikan oleh Pangeran Samudera yang kemudian memeluk Islam dan bergelar Sultan Suriansyah, kerajaan ini berpusat di wilayah Kalimantan Selatan dan sempat beberapa kali mengalami perpindahan ibu kota, dengan Martapura sebagai lokasi terakhirnya. Selama hampir lima abad perjalanannya, Kesultanan Banjar mencapai puncak kejayaan pada abad ke-17 di bawah pemerintahan Sultan Mustain Billah, di mana Banjarmasin menjadi penghasil lada terbesar di Indonesia bagian tengah dan bandar perdagangan strategis yang menarik minat pedagang internasional. Keberagaman komoditas…
Kesultanan Banten merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar dan terpenting dalam sejarah Nusantara yang pernah berjaya antara abad ke-16 hingga ke-19. Berawal sebagai daerah kekuasaan di bawah Kerajaan Sunda, wilayah ini bertransformasi menjadi pusat kekuatan maritim yang dominan setelah kedatangan Syarif Hidayatullah dan putranya, Maulana Hasanuddin, yang kemudian didapuk sebagai sultan pertama pada tahun 1552. Strategisnya letak geografis Banten di ujung barat Pulau Jawa menjadikannya sebagai pintu gerbang utama jalur rempah internasional, khususnya sebagai pemasok utama komoditas lada yang sangat diminati oleh pedagang dari berbagai belahan dunia seperti Arab, India, Cina, Inggris, hingga Belanda. Puncak kejayaan kesultanan ini terjadi pada…
Kesultanan Aceh Darussalam, yang terletak di ujung utara Pulau Sumatra dengan ibu kota di Bandar Aceh Darussalam, merupakan salah satu kerajaan Islam paling berpengaruh di Nusantara yang berdiri sejak tahun 1496 hingga awal abad ke-20. Didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah, kesultanan ini bangkit menjadi kekuatan maritim dan pusat perdagangan internasional yang strategis di jalur Selat Malaka, sekaligus menjadi benteng utama dalam menentang imperialisme bangsa Eropa, terutama Portugis dan Belanda. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607–1636), di mana Aceh mendominasi perdagangan lada dunia dan memperluas pengaruhnya hingga ke Semenanjung Malaya. Selain kekuatan militernya, Aceh…
Selamat datang dalam penelusuran sejarah Kerajaan Mataram Islam, salah satu kekuatan politik dan budaya terbesar yang pernah berdiri di Pulau Jawa. Perjalanan kerajaan ini merupakan sebuah epos yang bermula dari sebuah hutan tropis bernama Alas Mentaok yang diberikan sebagai hadiah kepada Ki Ageng Pemanahan, hingga berkembang menjadi kekaisaran yang menyatukan hampir seluruh wilayah Jawa di bawah panji Islam. Melalui bacaan ini, Anda akan diajak menelusuri garis keturunan para raja, mulai dari Panembahan Senopati sebagai peletak dasar fondasi kerajaan, hingga Sultan Agung Hanyakrakusuma, pemimpin visioner yang membawa Mataram mencapai puncak kejayaan melalui ekspansi wilayah dan perlawanan gigih terhadap kolonialisme VOC di…
Fajar yang Redup di Tanah MedangPada tahun 1017 Masehi, langit Jawa seolah runtuh dalam peristiwa berdarah yang dikenal sebagai Pralaya. Di tengah riuhnya pesta pernikahan yang seharusnya menyatukan dua garis keturunan agung, istana Raja Dharmawangsa Teguh mendadak berubah menjadi lautan api dan darah akibat serangan mendadak Haji Wurawari. Di tengah kekacauan itu, seorang pangeran muda keturunan Bali bernama Airlangga terpaksa melarikan diri dari maut, meninggalkan kemegahan takhta yang hancur dalam sekejap.Didampingi abdi setianya, Narottama, Airlangga menjalani laku tapa di hutan belantara, menukar jubah kebesarannya dengan kehidupan seorang pertapa demi menempa jiwa dan menggalang kekuatan politik. Ia mengklaim dirinya sebagai inkarnasi…
Dahulu kala di jantung Pulau Jawa, terdapat dua kerajaan besar yang saling bertetangga: Kerajaan Pengging yang makmur dan Kerajaan Baka yang dipimpin oleh kaum raksasa. Kerajaan Pengging diperintah dengan bijaksana oleh Prabu Damar Moyo, yang memiliki seorang putra sakti mandraguna bernama Bandung Bondowoso. Di sisi lain, Kerajaan Baka dikuasai oleh Prabu Baka, seorang raja raksasa yang kejam dan rakus, namun ia memiliki seorang putri kandung yang sangat cantik jelita bernama Roro Jonggrang, yang secara harfiah berarti “Perawan Ramping”. Kisah ini bermula saat ambisi Prabu Baka untuk menaklukkan Pengging memicu pertempuran sengit yang menyebabkan penderitaan bagi rakyat di kedua belah pihak.…
Proses masuk dan berkembangnya pengaruh Hindu-Buddha di Nusantara bermula dari posisi strategis kepulauan Indonesia yang terletak di persimpangan jalur pelayaran internasional antara dua peradaban besar, yaitu India dan Tiongkok. Selat Malaka menjadi gerbang utama perdagangan maritim dunia, di mana para pedagang asing singgah untuk mendapatkan komoditas berharga seperti lada, cengkih, pala, dan kayu manis. Interaksi yang intensif ini melahirkan lima teori utama mengenai transmisi agama dan budaya: Teori Brahmana yang menekankan peran kaum pendeta atas undangan raja lokal, Teori Ksatria yang menduga peran prajurit pelarian perang, Teori Waisya yang menitikberatkan pada pedagang yang menetap dan menikah dengan penduduk setempat, Teori…