Close Menu
    What's Hot

    Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka

    March 22, 2026

    Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura

    March 22, 2026

    Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan

    March 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Cerita Saja
    • Home
    • Profil
    • Artikel
      • Kelas
        • Kelas X
        • Kelas XI
        • Kelas XII
      • Legenda
      • Tradisi
      • Mitos
      • Misteri
      • Kota
      • Perundingan/Perjanjian
    • Tokoh
    • Sastra
      • Kitab / Kakawin
      • Suluk
      • Babad
      • Hikayat
    • Komik
    • Kuis
    • Download
      • E-Book
      • Buku Pelajaran
      • Karya Siswa
      • RPP / MODUL AJAR
      • Infografis
      • Slide Presentasi
      • Login
    SoundCloud RSS
    Cerita Saja
    Home»Buku»SULUK SUKARSA
    Buku

    SULUK SUKARSA

    Rifa SaniBy Rifa SaniFebruary 25, 2026Updated:February 25, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    download

    Suluk Sukarsa; kitab ini menceritakan seseorang (Ki Sukarsa) yang mencari ilmu untuk mendapatkan kesempurnaan marifat dan Suluk ini adalah tembang yang dilagukan oleh seseorang dalang ketika menceritakan sebuah lakon pewayangan, Suluk banyak muncul saat jaman penyebaran agama islam pada saat jaman perwalian Di Jawa bahkan digunakan oleh para Sunan dalam berdakwah, hngga sampai saat ini

    berikut kutipan Suluk Sukarsa yang mengandung hikmah luar biasa..

    1. Sastra gumelar ing jagad kang atuduh pangawikan,
    kang weruh ing tuduh sampurna tan ana ireng ing pethak,
    yen sira sampun waspada lumampaha alon-lonan,
    kebirira lan sumungah ujub loba singgahana.2. Ki Sukarsa wus alayar ing sakathahing segara,
    Margane tekeng makripat tanpa etung urip pejah,
    Damare murub tan pejah panganggo mulya tan rusak,
    Asangu tan kena telas angungsi ing desa jembar.

    3. Ki Sukarsa dennya layar perau sabar darana,
    Salat mangka tiyangira kinamudhen pangawikan,
    Linyaran amangun hak winelahan niat donga,
    Den watangi panenedha den pulangi lawan tobat.

    4. Den labuhi sukurulah den taleni lan kana’at.
    Den pulangi lan wicara den damari lan makripat.
    Ki Sukarsa dennya layar wus tekeng segara rakhmat.
    Kawasa denira layar wus tekeng segara ora

    .

    Artinya :

    1. Sastra tergelar di dunia menunjukkan sebuah pengetahuan
    tentang tuntunan kesempurnaan,
    tak ada hitam pada putih,
    bagi orang yang telah mencapai hikmat berjalanlah pelan-pelan,
    takabur dan sombong perilaku tamak tentu disingkirkan

    2. Si Sukarsa bagaikan telah berlayar di segala lautan, sebagai
    jalan untuk sampai ke tempat ma’ripat yang tidak memperhitungkan
    hidup atau mati,lampunya senantiasa menyala busana kemuliaan tak akan
    rusak, bekal yang dibawa tak akan habis, saat mengungsi di desa luas.

    3. Si Sukarsa dalam pelayarannya, dengan naik perahu kesabaran,
    shalat sebagai orang yang mengemudi tentang pengetahuan,
    dijalani sebagai pembangun hak, dengan menggunakan kemudi
    niat dan doa dengan segala permohonan,
    diakhiri dengan pertobatan.

    4. Dilakukan dengan selalu bersyukur diikat dengan menggunakan kana’at,
    dilakukan dengan bela bicara dengan penerangan ma’ripat, Si Sukarsa dalam pelayarannya telah berada pada lautan
    rakhmat,selamatlah dalam pelayaran itu sehingga sampai pada lautan
    tiada (meninggal dunia?).

    bait lanjutan :

    5. pan sami pakening suksma, margane antuk sampurna, den awas sira yan
    mulat, sampun keliru ing sadya, yan sira tanpa gurawa, mangsa waspaosing
    suksma, ing suksma sira den awas, pan arusit prenahira


    6. ki sukarsa wus anuksma, sinuksma ing jati-suksma. tekeng sagara ma’rifat,
    tan emut ing jiwa raga, mangke atingal sasana, amateni pancadriya, tan
    ketang salwiring lampah, iman tohid datan kocap


    7. ma’rifat tan kauningan, karem ing jroning sagara, jinaten surah syanira,
    ika sih nugrahaning hyang, tan ana ing jiro ing jaba, duk sira tunggal
    sasana, tan kocap gusti kawula, atunggal sasananira


    8. kandih kalimput ing sadya, tan ana tetelanira, datan katingalan,
    paningale uwus ilang, ragane kadi babateng, awang-uwung anarawang, ing dunya
    kerat tan kocap, swarga siksa datan ana


    9. kari raraga kawula, Sukarsa sadya nanira, tan ana muji anembah, datan ana
    Kang sinembah

    Artinya kurang lebih seperti ini :

    5. perhatikan Ajaran Tuhan, jalannya mendapatkan Kesempurnaan, awaslah kamu
    dalam melihat, janganlah keliru dalam niat, bila kamu tanpa guru, apa tidak
    ragu dalam qalbu, dalam jiwa kamu agar waspada, karena rumpil tempatnya

    6. ki sukarsa telah memasuki jiwa, memasuki jiwa yang Sejati, sampailah di
    lautan Ma’rifat, tidak ingat jiwa dan raga, sekarang terlihat Singgasana,
    mematikan segala panca indera, tidak mengingat segenap perilaku, iman tauhid sudah tiada lagi terucapkan di lisan

    7. ma’rifat tiada diketahui, tenggelamlah di dalam Lautan, mendapatkan
    Kenikmatan Sejati Rahasia-Nya, itulah Anugerah Tuhan, tiada lagi luar dan
    dalam, tatkala kamu bersatu dalam Singgasana, tiada lagi terucap
    gusti-kawula (Tuan-hamba), menyatu dalam Singgasana-Nya

    8. teralih terliput dalam niat, tiada penjelasannya, tiada terlihat,
    penglihatannya telah sirna, raganya bagaikan bangkai, menerawang tanpa
    batas, dunia dan akhirat pun sudah tiada terucap, surga atau neraka pun
    sudah tiada beda

    9. tinggallah bayangan raga semata, Sukarsa seperti adanya, tidak memuji dan tidak menyembah, karena tiada lagi yang disembah… (Laa maujud illa Allah)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Rifa Sani

    Related Posts

    Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura

    March 22, 2026

    Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)

    March 4, 2026

    Komik : Kesultanan Banten (Banten Glory and Betrayal)

    March 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts
    • Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka
    • Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura
    • Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan
    • Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)
    • Komik : Kesultanan Banten (Banten Glory and Betrayal)
    • Komik : Kesultanan Aceh Darussalam (The Evolution of Acehnese Governance and Maritime Influence)
    • Komik : Mataram Islam: Dari Alas Mentaok hingga Perjanjian Giyanti
    Sosial Media
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube
    • Soundcloud
    • TikTok
    • WhatsApp
    Latest Posts

    Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka

    March 22, 202616 Views

    Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura

    March 22, 20268 Views

    Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan

    March 7, 202618 Views

    Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)

    March 4, 202610 Views
    Don't Miss
    Artikel

    Masuknya Islam Di Nusantara

    By Rifa SaniFebruary 8, 202685

    PENGANTAR Proses masuknya Islam ke Nusantara tidak terjadi melalui penaklukan militer, melainkan melalui jalur perdagangan…

    Peristiwa Rengasdengklok: Kronologi Penculikan Dramatis yang Mempercepat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

    February 13, 2026

    Peristiwa Rapat Besar di Lapangan Ikada: Kronologi yang Menggelorakan Semangat Revolusi Indonesia

    February 13, 2026
    Demo
    Archives
    About Us
    About Us

    We're accepting new partnerships right now.

    Recent
    • Konsep Republik Indonesia Menurut Tan Malaka
    • Komik : Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martapura
    • Kesultanan Malaka: Gerbang Emas Nusantara yang Tak Terlupakan
    • Komik : Kesultanan Banjar (Kesultanan Banjar: Peninggalan Sejarah dan Filosofi Hidup Masyarakatnya)
    • Komik : Kesultanan Banten (Banten Glory and Betrayal)
    • Komik : Kesultanan Aceh Darussalam (The Evolution of Acehnese Governance and Maritime Influence)
    Most Popular

    Masuknya Islam Di Nusantara

    February 8, 2026565 Views

    Peristiwa Rengasdengklok: Kronologi Penculikan Dramatis yang Mempercepat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

    February 13, 2026394 Views

    Peristiwa Rapat Besar di Lapangan Ikada: Kronologi yang Menggelorakan Semangat Revolusi Indonesia

    February 13, 2026238 Views
    Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok RSS
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Powered by
    ►
    Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
    None
    ►
    Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
    None
    ►
    Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
    None
    ►
    Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
    None
    ►
    Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
    None
    Powered by