Author: Rifa Sani

Pengantar Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Zunbi Iinkai lahir sebagai respons terhadap janji kemerdekaan Jepang yang semakin mendesak. Namun, dalam realitasnya, badan ini menjadi arena “nasionalisasi” kepentingan. Meskipun dibentuk atas restu Marsekal Terauchi di Dalat pada 7 Agustus 1945, para tokoh Indonesia segera mengubah haluan badan ini menjadi lembaga nasional murni. Penghapusan keterlibatan Jepang secara de facto dimulai ketika Soekarno menambah anggota PPKI tanpa izin otoritas militer Jepang, menandakan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan lagi skenario Tokyo, melainkan kehendak rakyat sendiri. Secara filosofis, PPKI adalah badan pelaksana yang mengubah rancangan abstrak BPUPKI menjadi hukum positif yang berlaku. Transisi ini…

Read More

Pengantar Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, atau dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Zunbi Cosakai, merupakan instrumen krusial yang dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945 oleh pemerintah pendudukan Jepang di bawah pimpinan Jenderal Kumakichi Harada. Pembentukan badan ini bukanlah sekadar hadiah cuma-cuma dari penjajah, melainkan sebuah strategi politik Jepang yang kian terdesak dalam Perang Pasifik. Dengan menjanjikan kemerdekaan melalui pembentukan BPUPKI, Jepang berharap dapat mempertahankan loyalitas rakyat Indonesia untuk terus membantu mereka melawan pasukan Sekutu yang mulai merangsek masuk ke wilayah nusantara. Secara formal, BPUPKI dilantik pada 29 April 1945, bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Eksistensi lembaga ini…

Read More

Pengantar Kerajaan Gowa-Tallo awalnya terbentuk dari gabungan dua kerajaan, Gowa dan Tallo, yang terpisah akibat perebutan takhta pada akhir abad ke-15. Pendirian resminya ditandai dengan kesepakatan “Dua Raja Satu Rakyat” pada 1565, di mana raja Gowa memegang kekuasaan politik utama sementara raja Tallo bertanggung jawab atas urusan agama dan perdagangan. Corak agama kerajaan ini berubah dari animisme dan kepercayaan lokal menjadi Islam pada abad ke-16, dimulai dengan masuknya Islam melalui pedagang Gujarat dan Maluku, yang membawa pengaruh Sufi dan memperkuat legitimasi raja sebagai sultan.[2][4][1] Islam menjadi corak utama setelah Sultan Alauddin (1593-1639) secara resmi memeluknya, menjadikan Gowa-Tallo pusat penyebaran Islam…

Read More

Pengantar Kerajaan Melayu merupakan salah satu kerajaan maritim terpenting dalam sejarah Nusantara. Kerajaan ini berdiri sekitar abad ke-7 Masehi dan menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama di wilayah Asia Tenggara. Pada awalnya, masyarakat Kerajaan Melayu menganut agama Hindu-Buddha, namun kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam yang berpengaruh. Corak keagamaan di Kerajaan Melayu mengalami perubahan yang menarik. Pada masa awal, pengaruh Hindu-Buddha sangat kuat, terlihat dari berbagai peninggalan arkeologi. Kemudian, sekitar abad ke-13, Islam mulai masuk dan berkembang pesat, mengubah wajah kerajaan ini menjadi salah satu pusat penyebaran Islam di Asia Tenggara. Sumber Sejarah Sumber Dalam Sumber sejarah dalam negeri yang membantu…

Read More

Pengantar Kerajaan Blambangan merupakan salah satu kerajaan Hindu-Jawa yang penting di ujung timur Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri di wilayah yang sekarang menjadi Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sebagai kerajaan terakhir yang mempertahankan tradisi Hindu-Jawa di Jawa Timur, Blambangan memiliki sejarah yang unik dan menarik untuk dipelajari. Sumber Dalam dan Luar Sumber Sejarah Kerajaan Blambangan Informasi tentang Kerajaan Blambangan diperoleh dari berbagai sumber sejarah yang dapat dibagi menjadi: Jenis SumberContohKeteranganSumber DalamPrasasti BlambanganPrasasti yang ditemukan di wilayah bekas kerajaanLontar BlambanganNaskah-naskah kuno berbahasa Jawa KunoBabad BlambanganKronik lokal yang menceritakan sejarah kerajaanSumber LuarKakawin NagarakretagamaKarya Mpu Prapanca yang menyebut BlambanganCatatan PortugisLaporan pedagang dan misionaris EropaKronik…

Read More

Kerajaan Jenggala merupakan salah satu dari dua pecahan besar Kerajaan Kahuripan yang didirikan oleh Raja Airlangga. Meski sering kali berada di bawah bayang-bayang saudara mudanya, Panjalu (Kediri), Jenggala memegang peranan krusial dalam sejarah klasik Jawa Timur, terutama sebagai pusat pelabuhan dan perdagangan maritim di muara Sungai Brantas. Sumber Sejarah (Dalam dan Luar Negeri) Keberadaan Jenggala terlacak melalui sumber-sumber primer yang cukup solid. Sumber dalam negeri didominasi oleh prasasti tembaga dan batu, serta karya sastra kuno. Sementara sumber luar negeri banyak berasal dari catatan kronik Tiongkok yang menyebutkan adanya pembagian kekuasaan di Jawa. Jenis SumberNama SumberKeteranganPrasastiPrasasti Turun Hyang II (1044 M)Menyebutkan…

Read More

Pendahuluan Masa pendudukan Jepang di Indonesia sering kali digambarkan sebagai salah satu periode paling dramatis sekaligus transformatif dalam catatan sejarah nasional. Hanya dalam waktu singkat, yakni sekitar tiga setengah tahun, Jepang berhasil meruntuhkan dominasi kolonial Belanda yang telah bercokol selama berabad-abad, sekaligus membawa gelombang perubahan yang menyentuh hingga ke akar rumput masyarakat pedesaan. Kedatangan pasukan Jepang yang awalnya disambut dengan sukacita sebagai “Saudara Tua” dan pembebas dari belenggu imperialisme Barat, dengan cepat berubah menjadi periode eksploitasi sumber daya alam dan manusia yang sangat masif demi kepentingan Perang Pasifik. Namun, di balik penderitaan rakyat akibat sistem kerja paksa dan kelaparan, periode…

Read More

Kepulauan Maluku, yang sejak masa silam dijuluki sebagai The fabled Spice Islands, merupakan kawasan yang memiliki daya tarik geopolitik dan ekonomi yang luar biasa bagi peradaban dunia. Di antara gugusan pulau vulkanis tersebut, Pulau Ternate, yang mulanya dikenal sebagai Pulau Gapi, tumbuh menjadi episentrum kekuatan politik dan perdagangan yang mendominasi Nusantara bagian timur selama berabad-abad. Sebagai salah satu entitas politik Islam tertua di Indonesia, Kesultanan Ternate tidak hanya menjadi pemain kunci dalam distribusi cengkih secara global, tetapi juga menjadi benteng pertahanan terakhir dalam membendung ambisi kolonial awal bangsa Eropa di wilayah Pasifik. Laporan ini akan mengeksplorasi secara komprehensif perjalanan sejarah Kesultanan Ternate,…

Read More